Minggu, 22 Oktober 2017

Selintas Pikir Tentang Hidup

Terkadang,
Kita begitu senang melihat kehidupan orang lain..

Membicarakan tentang seberapa sukses mereka,
Tentang begitu beruntung mereka,
Tentang hidup mereka yang sepertinya selalu bahagia..
Lalu membandingkannya dengan hidup kita,
Yang jauhhhh dari itu semua.

Pagi ini aku tertampar,
Betapa tidak bersyukurnya jikalau aku masih begitu,

Bukankah yang tahu segala sesuatu baik atau buruk nya itu Alloh?
Mengapa tidak kita terima dengan ikhlas dan jalani dengan bahagia takdir yang sudah Alloh pilih ini?

Orang lain terlahir dengan kecantikan, kekayaan, ketenaran, karena itu baik untuk mereka.

Mungkin saja jikalau mereka berkekurangan mereka tidak dapat melalui hidup mereka sama seperti kita yang sudah terbiasa hidup susah..

Paras cantik atau tampan pun hanyalah titipan selama di dunia bukan? Semua itu akan memudar menjadi tua dan tanah. Lalu apa yang kita khawatirkan?

Hidup kita yang biasa2 saja ini adalah yang terbaik untuk kita. Mungkin Alloh ingin kita banyak belajar dan lebih keras saat berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

Tidak mengapa, itu akan membuat kita kuat. Bukan?

Ingatlah bahwa sebaik2 nya manusia adalah yang bertakwa. Bukan yang kaya, bukan yang cantik, bukan yang tampan, bukan yang pintar, bukan yang punya jabatan.

Lalu mengapa kita sibuk iri pada mereka?

Cantik dan tampan itu masalah genetis yang tidak bisa kita pilih. Kita terlahir seperti ini karena orangtua kita seperti ini.

Menjadi kaya bisa diusahakan, tapi jangan sampai melalaikan.

Aku terus terang lelah mengejar itu semua.

Kupikir mengapa tidak mengejar seauatu yang sudah pasti saja?

Keimanan dan ketakwaan.

Bersyukur itu penting.
Karena syukur menghasilkan bahagia.

Kita bukan  butuh piknik untuk bahagia, tapi kita hanya butuh bersyukur.

.................................................
Bekasi, 23 Oktober 2017

Jumat, 20 Oktober 2017

Bukan Wanita "kebanyakan"

Bismillah..
Ya Rabb..
Izinkan diriku berkeluh kesah..
Tentang rasa marah..
Tentang rasa gundah..
Tentang rasa tak adil..
Diriku wanita,
Bukankah itu sudah takdir ku?
Bukankah aku tak bisa memilih untuk itu?
Aku menerimanya dengan ikhlas,
Menjalani hidupku dengan penuh syukur,
Tapi omongan mereka membuatku terusik..
Aku wanita..
Tapi mengapa tak feminim seperti banyak para wanita lain..
Bukan tak bisa, hanya perkara tak suka..
Sebutkan keterampilan wanita yang tak ku kuasai..
Bukannya aku sombong Yaa Rab..
Tapi aku bisa melakukan semuanya..
Memasak..
Menjahit..
Merapihkan rumah..
Mendidik anak..
Berdandan..
Bukankah itu semua sudah fitrah..
Walaupun tidak sejelas mereka wanita di luar sana,
tapi aku bisa..
Lalu salahnya dimana?
Menjadi wanita bukan berarti membatasi diri..
Menjadi wanita bukan berarti lemah..
Bukankah begitu?
Bunda Khadijah.. ibunda seluruh umat.. isteri baginda Rasululloh adalah seorang Wanita..
Tapi ia adalah seorang pedagang yang sukses..
Aisyah Radiallahu anhu.. adalah isteri rasululloh yang sangat cerdas dan kritis.. ia juga seorang wanita..
Nusaib binti Ka'ab juga seorang wanita, tapi hal itu tidak membuatnya berhenti menghunuskan pedang saat perang Uhud..
Khaulah binti Zhaur juga seorang wanita, langsing cantik jelita.. tapi ia adalah kstaria berkuda hitam yang pandai melempar tombak..
Lalu apa salahnya jika diriku yang seorang wanita ini hobi berkelana..
Apa salahnya jika aku yang wanita ini suka berjalan jauh ke tempat tinggi..
Toh walaupun semua itu aku tidak melupakan fitrahku sebagai wanita..
Ya Rabb..
Ijinkan aku marah pada mereka yang menilai tanpa tendensi..
Yang menghakimi tanpa toleransi..

Kamis, 12 Oktober 2017

Menembus Batas, Tiba2 Climbing di HAWU

Bismillah.

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..

Kali ini aku mau berbagi pengalaman trip yang menurutku sangat berkesan..

Keinginanku untuk pergi ke tempat ini sudah sangat lama. Cuma karena belum ada waktu, dan teman (baca: gandengan) yang mau menemani jadinya berhalangan terus untuk ikut.

Awalnya tertarik dengan tempat ini karena tempat ini menawarkan pengalaman yang memicu adrenalin. Bergelantungan di ketinggian dengan pemandangan hijau yang tidak pernah membosankan.... siapa yang gak pengen nyoba?

Tempat ini bernama "Gunung Hawu".

Gunung Hawu berlokasi di Kampung Cidadap, Padalarang, Bandung Barat.

Tempat ini semula hanya berupa tebing tempat berlatih panjat tebing atau rock climbing bagi para pecinta alam. Sebenarnya, di Kampung Cidadap  ada banyak sumber daya alam yang bisa diolah dan dikelola sebagai objek wisata. Sebut saja Gunung Hawu ini, atau Gunung Pabeasan, Mata Air Cibakung, Gunung Puter, dan sebagainya.

Gunung Hawu adalah perbukitan yang terbentuk dari batu-batu karst. Karst sekaligus menjadi saksi sejarah bahwa Bandung Raya dulunya berupa danau purba yang mengering, karena karst biasanya memang berada di wilayah perairan.

Sebelumnya,  Gunung Hawu tak banyak dibicarakan orang. Baru setelah satu komunitas pegiat alam yang sekaligus kumpulan para penyuka olahraga ekstrem, Pushing Panda--yang dikomandoi Mang Dadeng—seorang slackliner, dan Mahesa Febrian (atlet Paralayang) melakukan survey ke sekitar Tebing 125, Gunung Hawu pun ‘ditemukan’. (Hasil baca di google😅🙈)

Saat ini kawasan Gunung Hawu tengah mengkhawatirkan. Bebatuannya sudah sejak lama terus dikeruk para pengusaha batu kapur. Sekelompok orang yang peduli pada kerusakan alam yang terjadi di Gunung Hawu membuat perkumpulan, yaitu Suku  Badot. Mereka menjaga lokasi Gunung Hawu sebagai tempat bermain yang harus dilestarikan dari para pengusaha penambang karst.i

Nah penasaran dengan cerita ku? ðŸ™ˆ

Yuk kita kemonnn ðŸ˜Ž

Hari itu Sabtu 7 Oktober 2017 Jubels akan melakukan trip kondangan ke daerah Cibitung. Nah, awalnya aku udah niatan ingin menginap di rumah bu Ulie karena Mepo keberangkatan Hawu itu jam 5 pagi di Cawang. Kebayangkan aku dari Bekasi jam segitu bingung berangkatnya gimana.. hehehe. Alhasil sabtu itu aku pergi kondangan dengan style pake Sendal Gunung dan Daypack..

Setelah selesai kondangan, aku menuju apartement bu Ulie. Niatnya mah aku pengen mandi terus tidur, karena harus bangun jam 2 pagi. Udah janjian sama temen dijemput jam 4. Eh ternyata.. malam itu jubels pada ngumpul, mereka ngerecokin aku pada tidur.. Jadinya aku baru bisa tidur jam 2pagi. Bangun jam setengah 4, dan habis subuh langsung cuss ke Sekre di Cawang.

Perjalanan dimulai. Hari Minggu 8 Oktober 2017 jam setengah 5 pagi temen aku Indah yang nginep di Sunter njemput aku pake motor. Dia ngebut dijalanan sampe aku geli tertawa sendirian... antara cemas2 tapi bahagia udah lama gak digonceng kebut2an. Hahahah. Tapi begitu tiba daerah Jatinegara, kecelakaan terjadi.

Motor melaju kencang, dalam keadaan masih gelap, Indah tidak melihat lubang besar menganga di depan kami.

Bukkkkk... bukkkk.... 

Motor memantul kencang...
Oleng seketika....
Dan.....










Bannya pecah.

Alhamdulillah Alloh masih menjaga kami, motor bisa dikendalikan, perlahan motor menepi... kami tidak jatuh ataupun terluka.. ðŸ˜¥

Saat itu pula saya ambil langkah cepat. Menghubungi cepe, memberi kabar bahwa kami kena musibah. Saya mengambil inisiatif untuk menitipkan motor lalu kami lanjut ke Sekre dengan menggunakan Ojol.

Sesampai di Sekre sudah banyak peserta trip yang datang. Tidak lama kemudian Cepe mengabsen. Dan ternyata ada 1 peserta yang belum datang. Karena peserta tersebut dihubungi gak bisa2.. akhirnya kami tinggal. 

Kami start dari sekre jam 06.00 tepat. Selama perjalanan saya tidur. (Balas dendam karena malamnya gak bisa tidur). Kami sampai di bandung pukul 9.00 pagi.

Sesampainya di sana kami sarapan dulu di sebuah tempat dengan view Danau buatan. Aku lupa namanya apa. Tapi tempat ini tidak jauh dari tempat tujuan kami. Setelah kami sarapan, kami melanjutkan ke tempat tujuan kami.

Sesampainya disana sekitar jam 10an kami menyempatkan diri ke toilet karena katanya di atas belum ada toilet. (Ya iya lah.. di gunung mana ada toilet.. kwkwkw)

Setelah berdoa bersama, foto bersama jeprat jepret akhirnya kami memulai perjalanan. Bismillah..

Jadi rencananya hari ini kami akan bergelantungan di Hammock dan mencoba olahraga Climbing. Dari tempat parkir kami melakukan tracking ke spot Climbing. Sebelum sampai di spot yang kami tuju kami disuguhi pemandanhan tebing2 tinggi. Ada beberapa kru yang sudah bersiap2 memasang tali pengaman di tebing citatah untuk dinaiki.

Awalnya saya pikir kita juga akan naik setinggi itu. Ahahaha... kaki udah gemeteran ajah... eh tau taunya kata kaka cepenya.. lanjut.. masih ke atas... haahahahaa...

Jalan sebentar dengan trekk yang curam alias nanjak teruz sekitar 10menit. 
Trek itu licin karena kayaknya sudah lama tidak tersiram air hujan. Tanahnya berpasir gitu. Tapi anehnya saat berpegangan pada batu2, batu2nya dingin banget.. (kayak hati si dia... #eeehhhh curcol) 

Tempat beristirahat untuk melihat keindahan ada sebelah kiri trek. Sayang, keindahan sekitarnya kini telah berganti dengan tumpukan tanah, pasir, batu kapur yang sudah menjadi seperempat gunung hasil kerukan tebing di sana. Asap-asap mengepul dari mesin yang ada. Pabrik batu tela yang terlihat. Setelah mulai ngos ngosan dan lumayan meri getan akhirnya kita sampai pada spot Climbing.

Tempat beristirahat untuk melihat keindahan ada sebelah kiri trek. Sayang, keindahan sekitarnya kini telah berganti dengan tumpukan tanah, pasir, batu kapur yang sudah menjadi seperempat gunung hasil kerukan tebing di sana. Asap-asap mengepul dari mesin yang ada. Pabrik batu tela yang terlihat. Setelah mulai ngos ngosan dan lumayan meri getan akhirnya kita sampai pada spot Climbing.

Kita kenalan dulu...
Peserta berjumlah 27orang minus 1 org yg ditinggal tadi dengan cepe 2 orang kak Lusia da Kak Amie plus backup Si Daeng atau ka Rafly. 

Kami berkenalan.. menyebutkan nama, asal RT, dan surprise banget ada satu peserta orang jepang ya g cuma bisa bahasa Indonesia Little2.. hueheheh...
Btw.. ternyata di trip Hawu ini ada anak Jubels lainnya juga Loh.. yaitu bang Nazir.

Setelah berkenalan, kami breafing sebentar. Kami dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok cowok2 pertama nyobain Climbing, lalu kelompok cewek2 nyobain spot Hammock. 

Setelah itu cussss, karena aku cewek jadinya aku menuju ke apot Hammock. 
Ternyata spot Hammock ini berada di puncak. Itu berarti kita harus Tracking lagi... 

Tracknya tidak jauh sebenarnya, deket banget. Cuma karena tanjakannya terjal and curam, banyak semak berduri setinggi badan (kita jalan di antara semak2 yang setinggi badan itu). Untungnya ane ketutup dari atas sampai bawah. Dari ujung kaki sampe ujung rambut. Kwmwwm... kaki pake kaos kaki.. muka pake cadar... cuma mata doank yang kelihatan... alhamdulillah gak ada baret2 manja dari duri2 tajam setajam rindu... #tsaaahhh ðŸ˜‹

Btw tips ya teman2, kalau mau kesini saya sarankan gak pake celana pendek dan baju pendek. Pengalaman teman2 kemaren pada banyak yang kaki tangan dan mukanya kena baret2 tanaman...

Setelah melewati semua cobaan akhirnya kami sampai di puncak Hawu... ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
(Lebay.. padahal jalan gak lebih 15menit dari spot Climbing)

Disana sudah terpasang Hammock manja yang siap menjadi tempat pembaringan santai para hammocker yang pengen eksis. 

But but Wait...

Itu jalan ke Hammocknya gimana caranya ðŸ˜¥ðŸ¤”

Ternyata untuk bisa menuju spot Hammock itu uji nyali pertama dimulai. 

Sebut saja namanya kak Nora. Dia yang memutuskan untuk mencoba pertama kali. Teman2 yang lain menyaksikan dengan seksama kak Nora menggunakan tali pengaman, tali pengaman ini untukmenuruni tebing. Jadi untum ke spot Hammock ini kita harus turu tebung dulu aekitar 5meter.... terus naik lagi sekitar 4meter. Tebingnya lumayan bikin dada dagdigdug. Untuk percobaab pertama kak Nora banyak diberi semangat oleh rekan2 lain. Maklum kami cewek semua.. pasti ramai sangat... kami menyoraki kak Nora agar tidak putus asa bisa sampai di spot Hammock itu.

Singkat cerita tibalah giliranku..
Takut sih enggak.. yang ada malah excited.. penasaran.. tapi dag dig dug juga.. pengaman di pasang... tali siap.. and then.. saya meluncur ke bawah kayak ninja di pilm2 action..

Seru bangettttt...
Yang pada nontonin gemessss neriakin ini itu.. takut cadar saya keserimpet.. takut keinjek... hati2 kak erna... 

Alhamdulillah... semua aman...

Nah pas sudah sampai di bawah.. itu kan untum ke Hammock naik lagi yah.. ini yang agak susah soalnya lumayan lurus tebingnya.. alhasil walaupun agak berat *maaf* di bagian pinggul.. akhirnya ane sampai juga di puncak.. Happppppp... ðŸ˜Ž

Perasaannya? 
Wah.. gado gado... seneng.. deg deg an.. ngelihat pemandangan yang keren itu MasyaAlloh yah... nyessaa hati ini... pengen nangis.... betapaa ciptaa Alloh ini sangat Indah.. dan betapa kecilnya kita yang vak ada apa2nya ini... jadi ini ceritanya belum duduk di hammock yah.. baru samapi puncak tebing tempat hammocknya diiket doank. Sambil nunggu giliran..sambil bertasbih.. saya duduk di ujung tebing.. dan minta di foto sama daeng Rafly yang jadi backup Cepe selama disana dan setia jadi fotografer kita2 disana..

Ohya.. ini aku cerita dikit nih yah.. semoga ini bisa jadi pelajaran utk kita semua.
Tentang orang yang sebelum aku ini.. yang sedang berusaha naik Hammock sementara aku ngantri di belakangnya namanya kaka Mesra. Kalau gak salah dari RT 28 (aku lupa)

Awalnya kaka Mesra ini dibully, pada pesimis kk Mesra bisa naik ke Hammock. Karena medan kesini lumayan berat.. plus butuh keberanian besar juga.. ya siapa sih yang gak takut naim2 tebing.. berdiri di ujung tebinv.. panas... angin lhmayan kencang.. salah injak bisa jatuh.. semua pada takut pengamannya gak kuat.. atau hammocknya mungkin sobek or gimana.. karena kaka Mesra ini *maaf* berbadan gemuk.. (tapi kaka Mesra ini cantik loh... suwerrrr)

Syukurnya kk Mesra Pede ajah.. dan mengalahkan ketakutannya...
Dia bisa sukses bergantungan di Hammock tanpa kurang suatu apa... pelajaran buat kita untuk gak meremehkan seseorang karena keadaan fisik mereka yah.. karena yang punya niat dan tekad aekuat baja bisa mengalahkan apapun halangan tantangan ribfangan yang ada untuk mencapai apa ya g mereka inginkan... #tsaahhhh 😊 *sok menasehati ðŸ™„

Well.. setelah melihat kk Mesra ini.. aku semakin yakin bahwa aku pasti bisa.. lirik2 ke bawah.. aduu duhhh tinggi sekali... ðŸ˜‚ orang lihatnya aku setrong.. paxahal mah dalam hati juga was was hati dag dig dug tak karuan 😯🤐😮

Tibalah saatnya... ahahah... giliranku..
Untuk keamanann... kerudungkuu yang panjang dimasukkan ke pengaman. Cadar diikat kebelakang... supaya tidak melilit... karena untuk ke Hammock kami hanya berbekal tali pengaman saja.. well... udab persisss Ninjaa saja aku ini 😂 dalam hati bilang begitu...and then..

Sluurrrtttt jatuh lah aku.. siap menuju hammock... btw ini udah berubah dari saya jadi aku nulisnya.. ahaha.. biarlah yah..

Awalnya saat megang tali tanganku gemetaran.. bukan karena takut tapi karena menahan bebann badan.. berat coyyy.. ðŸ˜‹ walaupun sebenarnya kalau dilepas juga gak bakal jatoh.. kan ada tali pengaman.. cuma kan kita menggerakkan badan dari ujung tebing ke hammock lumayan butuh tenaga... baru dua kali tangan berayun lalu ku siap untuk dipoto.. haha cekrak cekrek... lalu anginpun datang menggoyang... membuat panik... alhasil kupercepat tanganku sampai ke tengah.. gak sengaja lihat ke bawah.. and then..... di sinilah mulai terjadi pergolakan batin.. 

dari tadi saya pecicilan kagak takut sama sekali.. pas sampai di tengah hammock lihat itu tingginya masyaAlloh.. ðŸ˜‚ baru deh nyadar... tangan mulai gemeteran.. walaupun badan diauruh pose sama kaka cepe tapi hati sudah tak karuan.. untung pake cadar.. kalau nggak ketahuan ini muka lagi tegang... kwkwkwkwm... tapi semua pada teriak menyemangati.. bilang saya Ninja..... ninja... ahahah.. ðŸ˜

Nah pas mau naik hammocknya ini.. alhamdulillah lancar... angkat kaki kiri... lalu kaki kanan... ambil ancang2... jaga keseimbangann... dannnnn happppppp... angkat badan hempaskan ke Hammock... gagal di percobaan pertama... 😭

Tapi tidak patah semangat.. ulang lagi... kali ini ditambah denga loncatan dan hentakan lalu haapppll.... berhasilllll... horee ðŸ˜²

Selama 2menit saya hanya berbaring di atas Hammock... menstabilkan nafas... menenangkan hati... meregangkan tangan dan kaki yang gemetaran.. ðŸ˜³

Setelah tubuh tenang.... langsung deh... jurus pose mulai dikeluarkan.. ahababah... pastikan foto dari berbagai sudut.. video direkam dari berbagai pose.. manfaatkan cepe kerenn yang melayani dengan totalitas... (love you kaka cepehhhh ðŸ˜ðŸ˜˜)

Ada peristiwa lucu saat disini... jadi dalam perjalanan kita ini kan ada orang Jepang yang ikut.. dia dengan semangat mengacungkan jempol dan teriak Ninja Cool... Nice Pose.. ahaha... teriakan dia bikin saya makin semangat sentousa untuk berpose lebih banyak lagi.. ðŸ˜ŽðŸ¤£ðŸ˜‚

Setelah berposeeee sepuasnya akhirnya waktunya turun dari Hammock... nah disini lumayan mendebarkan sih sebenarnya.. karena untuk turun dari Hammock kan barus menjatuhkan diri gitu.. aku berkali2 mengingatka diriku sendiri bahwa ada tali pengaman.. gak bakal jatoh.. tapi tetap saja pas turu rasanya syurr..... ðŸ˜…😅😅(tau kan rasanya? Kayak naik halilintar dijatohin dari atas ke bawah? Nah kayak gitu dahh.. ðŸ¤”)

Untuk proses turun ini albamdulillahnya aku gak perlu narik badan da bergelantungan di tali lagi.. ada kru yang bertugas sudah siap sedia menarik aku dengan tali... lalu proses sama seperti tadi.. turunn tebingg... naik tebing... sampe di basecamp...

Setelah tenang karena giliran hammock sudah selesai.. aku berkeliling mengabadikan momen sebanyak2 nyaa jepret sana sini sambil menunggu teman2 yang lain.. di sela2 itu juga aku sempat berbincang dengan orang jepang (namanya Nishi) yang tadi nyorakin aku.. walau dengan bahasa inggris yang pas pas2an... aku bahkan sempat foto bersama dan dia juga sempat meminjam sarungtanganku. Asyik nambah teman baru... 

Setelah semua tim Hammock selesai maka kami turun untuk nexttt adrenalin... yaitu Climbing ðŸ˜Ž Uhuuuyyy ðŸ¤˜

Saat sampai di bawah rupanya tim cowok sudah menyelezaikan misi mereka.. walaupun katanyaa belum ada yang sampai puncak.... ðŸ˜­ðŸ˜­ðŸ˜­

Jadi tebing yang kita panjat ini lumayan tinggi.. tapi karena kita semua pemula peralagan hanya dipasa g setinggi 10meter. Di awal saya agak meremahkan ketinggian ini ðŸ˜‹ bahka sok sokk annn disaat pada nunggui makan saya memberanika diri untuk menjadi yang pertamakali mencoba...

Untuk climbing kita harus pake sepatu khusus dan pakai pengaman lengkap sampai helm segala... terus tamgan kita dikasih kayak kapur gituu biar gak licin katanya... 

Nah setelah mendengarkan intruksi dari kru.. biamillah aku naik...

End thenn...

Jeng jeng

Baru 2 langkah sudah pengen nangis... ðŸ˜¢ðŸ˜¢ðŸ˜¢

Tangan sakit... berat nahan badan.. bingung mau jejakkan kaki dimana.. udah pengen nyerah ajahh... 2 langkah itu udah ketinggian 2meter kalau tidak salah ingat.. tapi teriakan di bawah membuatku panas.... ada yang teriak.. entah siapa... "segitu aja kak Erna mampunya?" 

Duhhh nyesss... mau nangisss... dalam hati juga merutuk diri.. masak segitu doank sih naaaa.... ayo donk... and then i hear someone say my name.. Erna... Ninja... you can... come on.. ahahahaha ðŸ˜²ðŸ˜ Nishi cowok yang org jepang tadi berteriak... kapan lagi disemangati cowok cakep.. aduuu duh 🤣😂🤣 malu ahhh kalau gak bisaa...😂🤣😋

Akhirnyaaa dengan semangat membara.. tarik napas... menenangkan diri.. aku bertanya pada kru.. oke babis ini kaki kj menapak kemana? Tanganku berpegang kemana?.. alhamduliah setelah mengikuti intruksi.. happpl.. hap.. happ... aku melanjutkannnn sampai atas... ðŸ˜­ðŸ¤£ðŸ¤˜

Tapi sampai di ketinggian 9meter... karena medan yang berat dan perut yang udah lapar.. tenaga yv udah habis.. aku menjatuhkan diri pasrahh lewat tali.. and.... syuuuuurrrrrrŕ sumpah jatuhnya itu enak bangetttt.. ahahaa.. kalau ingat rasanya pengen naik lagiiii cuma untuk jatuh lagi.. hahahaha...

Setelah sampai di bawah kami makan siang bersama (nasi liwet pake pete tapi gak ada jengkol.. alhamdulillah 🤥) dengan lauk tahu tempe ikan asi timun dan sambel.. walau dengan menu sederhana tapi karena bersama2 jadi nikmat rasanya...

Setelah itu kami berbagi lagi.. ada yang solat ada ya g lanjut Hammock.. ada ya g lanjut Climbing...

Pelajarannya adalah janvan pernah meremehkan sesuatu sekecil apapun itu.. jangan ada rasa sombong sedikitpun di dada.. karena iti sebenernya awal kejatuhan kita.. abaaah...... 

Setelah semha selesai.. kami solat magrib.. bersihh2.. n sayonara bye bye pulang ke jakarta... aku turu di pinggir tol bekasi timur.. lanjut pake grabcar.. sampai rumab mandi and then tidur dah...

Sekian... ahahahhaah

nduk'NHA

(Ini ditulis sebagai bahan Quality Time Grup WA. Mohon maaf apabila menggunakan format bahasa yang tidak formal. baca: SAYA MALES NGEDITNYA. HEHE)
 

Erna Cahaya Template by Ipietoon Cute Blog Design