Tampilkan postingan dengan label nha_cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nha_cerita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2015

Jingga, i'm in love....

Bismillah...

Apa kabar?
Semoga masih senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Sang Maha. Serta selalu diberi keistiqamahan untuk selalu mengunjungi blog ini walaupun jarang diupdate (apaan sih ini, hehehe)

Well, alhamdulillah, genap sudah 4bulan saya hijrah meninggalkan kota Jayapura tercinta. Episode tentang tarik ulur memesan tiket, nangis bombay berantem sama mama, ngumpet di kamar seharian, sampai saat tiba di Curug menghadapi home sick, bingung mau ngapain, semua sudah dilewati...

Well, cerita di balik hijrahku yang mendadak itu nanti akan kuceritakan di episode yang berbeda. Kali ini aku akan bercerita tentang jatuh bangunku (lebay deh....) move on dari Jayapura dan menyempurnakan momentum hijrahku ... :)

Menjelang puasa ramadhan kemarin, kegalauan dan kegundahan datang. Bukan karena apa-apa. Tapi karena aku mulai bosan di rumah. Kepindahanku yang mendadak itu mewajibkanku mengumpulkan teman baru, mencari komunitas baru, pekerjaan baru, dan bahkan rekening baru. {Oke masalah rekening kita bahas di episode HIJRAH}

Memanfaatkan momentum hijrahku, aku mencoba mencari "saudara" yang akan membantu memperlancar proses hijrahku ini. Secara tak sengaja, ada seorang followers, kami saling meretweet. Aku selalu kepo pada orang2 yang mau menjadi folowersku. Bukan apa, hanya sekedar mengecek profile yang memberikan sedikit gambaran latar belakang orang tersebut. Lewat beliaulah aku akhirnya mengetahui tentang sebuah sekolah alam bernama Jingga. Kebetulan saat itu aku memang sedang mencari kesibukan. Jadilah aku mulai searching soal Jingga itu.

Sekolah alam, bukan isu baru. Aku pernah menonton liputannya beberapa kali di TV. Pernah membaca beberapa kali di berbagai blog. Sekolah alam adalah sebuah konsep sekolah yang mendasarkan sumber, pengalaman, alat, bahan, dan tempat belajarnya dari alam.

Tapi sekolah alam yang ini berbeda, entah mengapa melihat anak-anak kecil tersenyum sumringah di berbagai foto dokumentasi di blog tersebut membuatku jatuh cinta. Mengapa mereka sebahagia itu di Jingga? Mengapa belajar kelihatannya sangat menyenangkan disana?

Kegiatan sekolah mereka tentunya sangat berbeda dengan sekolah lainnya. Walaupun pasti ada beberapa kesamaan dengan sekolah alam lainnya. Tempat belajar mereka yang hanya beratap rumbia, anak2 kecil lucu berlarian menggunakan sepatu bot bermain dengan tanah tanpa seragam sekolah. Tetapi lebih daripada itu, yang membuat saya klepek2 jatuh cinta adalah saat akhirnya tau apa makna JINGGA sesungguhnya.

Jingga, bermakna Jamaah inginkan surga. Jamaah yang bersama bahu membahu belajar untuk menjadi pribadi yang baik, santun, dan saling memotivasi agar menjadi semakin lebih baik dan lebih bak lagi.

Saat itu jugalah saya langsung mengontak beliau menanyakan, apakah masih ada lowongan untuk bergabung di Jingga? Dan alhamdulillah.... masih ada!

Saat itu, jujur.. saya tidak berniat bekerja, tidak. Saat itu yang ada dalam pikiran saya adalah saya ingin belajar. Karena motto saya manusia itu harus selalu bermanfaat bagi orang lain. Belajar saya adalah untuk mengajarkan kembali. Dan mengajar saya adalah untuk belajar saya juga.

Sempat sedih saat konfirmasi tes dan waktu wawancara ternyata tidak bisa saya penuhi. Saat itu dalam hati saya katakan, jika Alloh memutuskan Jingga dalam takdir saya, maka Akan ada jalannya. Dan Alhamdulillah, esoknya saya dipanggil lagi dengan rescheddule waktu tes dan wawancara.

Saya ingat benar, saya sampai mencari kontak teman saya di Bekasi @anggiwidhi demi tak nyasar saat sampai disana. Alhamdulillah, di twitter juga banyak yang memberi tahu arah dan jalan. Jingga berada dekat kantor kelurahan. Dengan nekat menggunakan ojek saya sampai disana.

Pertama kali melihat saung2 cokelat, pohon gersen (kalau di Bekasi mereka menyebutnya pohon ceri), dinding aula yang penuh dengan koran, seorang ibu berjilbab rapi (yang belakangan saya tahu itu adalah bunda Febi, yang sekarang sudah saya anggap sepihak sebagai ibu saya di Bekasi :D), saat itu pulalah azzam di dada semakin menggebu. Ini adalah Rumah. Ini adalah tempat saya. Bismillah, ya Rabb, mudahkan.. berilah petunjuk. Saat itu doa dalam hati saya. Karena saya tahu, Alloh pernah berfirman dalam kitabNya, yang saya lupa surat dan ayat berapa, Mungkin saja kau anggap sesuatu itu baik untukmu tapi ternyata buruk bagimu, Alloh lebih mengetahui mana yang baik untukmu. Kurang lebih begitu.

Alhamdulillah, tes pertama saya lakukan. Saya ingat sekali, saat itu saya diminta menggambar pohon berkayu selain pohon kelapa. Lalu saya diminta menggambar seorang wanita dan memberikan kelebihan dan kekurangannya. Dalam hati saya, ini namanya tes psikologi melalui gambar. Hehe, sok tau saya.

Setelah itu saya dipanggil ke sebuah ruangan, rupanya itu adalah ruangan kantor untuk kepala sekolah dan pejabat (ce ileh.... hehe) sekolah. Di sana saya bertemu dengan beberapa orang. Beberapa menit setelah bincang2 ada seorang bapak muda (iya pak, masih muda kok pak :D) yang masuk ke dalam ruangan. Ternyata beliau adalah ketua yayasan. Beliau hanya menanyakan satu pertanyaan kepada saya, tapi untuk menjawabnya saya harus bersusahpayah menahan airmata walaupun akhirnya saya sukses nangis bombay di depan semuanya. Saya ingat saat itu beliau menanyakan, mengapa anda ingin mengajar di Jingga. Jawaban saya sangat singkat, karena saya merasa Jingga adalah rumah saya.

Setelah tes dan wawancara itu apakah saya langsung diterima? Tidak semudah itu. Sekali lagi ujian datang. Saat itu saya sebenarnya terlanjur menerima tawaran mengajar di sebuah smp negeri di kelap dua Tangerang. Karena terus terang, saya bosan di rumah dan tidak memiliki kegiatan apa-apa. Kondisi tersebut sebenarnya menjadi halangan saya karena Jingga meminta saya dan para calon fasilitator lainnya untuk full di sana.

Sekali lagi saya berkata dalam hati, yaa Rabb, mudahkan jalanku, berikan solusinya jika memang Kau meridhoi Jingga ada dalam cerita hidupku (bahasanya kagak kuat.... hehe)...

Saya sampai nangis bombay lagi, apapun jalannya saya pengen di Jingga... apapunnnn..... kalau benar Jinnga baik untuk hamba, berikanlah jalan... jika tidak, pisahkanlah kami sampai di sini. (Hikssss)

Saya shalat istikharah. Mohon petunjuk. Jawaban tak jua datang. Sampai hari saat akhirnya saya diminta bertemu Rifky sama bunda Feby. Siapa Rifky? Rifky lah jawaban saya. Rifky adalah anak cerdas yang memiliki sebuah keistimewaan. Dia berbeda dengan anak lain. Saat bertemu dengannya terbayang lah sudah apa saja yang akan kami lakukan berdua. Setelah bertemu Rifky, bunda Feby mengajak saya berbicara.

Kondisi saya tidak memungkinkan untuk mengajar di kelas seperti guru lainnya. Kondisi saya yang khusus ini cocok dengan kondisi Rifky yang khusus juga. Bu Feby menawarkan saya untuk menjadi fasilitator HE. Home Education (Home schooling) untuk Rifky dan seorang anak lagi yang belakangan saya tau namanya Irhas.

Alhamdulillah, qodar Alloh. Bismillah saya terima....

Mengajar di Jingga bagiku adalah awal aku menemukan rumah, awal aku menemukan kelurga, awal aku belajar untuk mengajar dan awal aku mengajar untuk belajar. Saya merasa di Jingga bukan hanya murid2 yang belajar, tapi saya juga belajar. Bukan hanya Rifky dan Irhas yang teraphy tetapi Jingga juga theraphy untuk saya. Beberapa bulan telah berlalu, saya selalu berdoa semoga Alloh memanjangkan jodoh saya bersama Jingga lebih lama. Semoga Alloh senantiasa memberikan kesehatan agar saya selalu kuat menempuh perjalanan 4jam Curug-Bekasi tiap minggunya. Jingga is my home, Jingga is my teacher, Jingga i'm in Love....

Terimakasih Alloh, sudah mempertemukan dan menjodohkanku dengan Jingga.... :)

Selasa, 30 Juli 2013

Begitu Salah, Begitu Benar

" Jangan pernah takut salah, tapi takutlah jika terus-menerus salah. Karena itu berarti kau tidak pernah belajar." @ndukNHA


Assalamualikum Dear...
Sudah lama Erna tidak mengoceh yah... ^^/
Apa kabar semua?
Semoga selalu diberikan kesehatan, kelimpahan rejeki, dan kesempurnaan iman.. :D
Aamiiinn...

Well dear,
beberapa hari ni Nha agak galau..
Ceritanya kemaren Nha ditegur oleh seorang teman, soal sikap Nha yang katanya "tidak pantas".
Jadi Nha ini bisa dibilang lumayan rumit posisinya, orang yang banyak disorot dan diperhatikan..
Sikap "tidak pantas" itu jujur aja gak sadar Nha lakukan, tapi Nha g mengelak kalau itu memang disengaja.
Dan ternyata itu jadi bumerang untuk Nha..

Mungkin teman2 tau,
Nha ini sedang dalam masa transisi..
Benar-benar belajar dari awal untuk bergaul, berbicara, bertingkahlaku, singkatnya Nha ini sedang benar-benar belajar jadi orang baik.
Nha bukan galau karena merasa disalahkan, karena Nha mengakui memang  Nha salah..
Tapi Nha galau karena kesalahan yang terjadi sudah cukup banyak. Tidak berulang, tetapi banyak.
Dan Nha takut mereka-mereka jenuh, bosan, atas semua kesalahan2 itu dan nggak mau peduli lagi sama Nha.

Nha kemaren sempat mewek sendiri pas baca BBM temen Nha, yah.. walaupun Nha ini dibilang STRONG GIRL, tapi Nha bisa cengeng juga... mungin itulah ambang batas kekuatan seorang Nha..
 Nha merenung sendiri, kira-kira apa yang belum sesuai sehingga Nha terus menerus melakukan kesalahan.
Mengapa Nha terus-terusan nggak sadar saat berbuat salah..
Apa hati ini sudah mengeras sehingga nggak peka sama sekitar? Naudzubillah...
Nha sempat menyalahkan diri sendiri... sempat membenci diri sendiri, beberapa saat...
Pokoknya kayak nggak suka banget sm yang namanya ERNA... Padahal Erna itu ya Nha, diri saya sendiri...

Sampai saya ingat Display Picture bbm yang sering saya pakai yaitu gambar screenshoot dari memo saya yang tulisannya seperti ini:

"Jika manusia menyalahkan orang lain dia harus belajar, jika manusia mulai menyalahkan dirinya sendiri dia mulai belajar, jika manusia tidak menyalahkan siapa-siapa lagi maka pembelajaran telah usai"

Nah disinilah Nha sadar... bahwa sekarang ini Nha memang benar-benar dalam proses belajar...Satu hal positive yang membahagiakan, bahwa ternyata Nha masih punya naruni yang takut menyalahi sesuatu yang berakibat menyakiti orang lain..

Setelah sempat down beberapa saat akhirnya Nha bangkit lagi...
Nha sadar kalau Nha memang hanya manusia, yang walaupun mencoba untuk terus menerus berbuat baik tapi masih bisa salah juga... itu tanda bahwa usaha Nha untuk menjadi lebih baik belumlah maksimal... Dan Nha harus bersyukur masih diperlihatkan kesalahan untuk mendapatkan kebenaran.. dan masih diberikan kesempatan untuk terus memperbaiki diri..

Dan akhirnya Nha sadar juga, bahwa dalam proses mengubah diri sendiri menjadi lebih baik, akan banyak orang yang terus menerus memperlihatkan kesalahan kita. Yang perlu kita pahami, apapun yang membuat kita menjadi baik itu berarti baik. Tak usah kita risaukan kritikan, tak usah kita tangisi penyesalan, teruslah berusaha agar bisa menjadi semakin lebih baik dan lebih baik lagi. Bukankah kupu-kupu melalui proses menyakitkan menjadi kepompong menjijikkan sebelum ia dapat terbang dan menjadi cantik.?

Nah..
ternyata sesimple itu,
salah ada karena salah menunjukkan mana yang benar. mungkin bisa disebutkan bahwa sebenarnya benar dan salah itu adalah Rectoverso.. Saling melengkapi..
Jangan kau tanya Rectoverso apa, Nha hanya kebetulan membaca kata itu di salah satu buku pegantar tidur yang kemaren sempat Nha baca..
Kurang lebihnya Rectoverso itu seperti sesuatu yang saling mengisi antarmuka belakang dan depan. Saling melengkapi. contohnya ya seperti salah dan benar tadi, atau hitam dan putih, kalau contoh ini salah dan tak nyambung ya apa boleh buat.. salahkan Dee Lestari yang menginveksi otakku dengan kata-kata asing yang ajaib itu. intinya pokoknya begitulah.

Dan akhirnya, pikiran positivelah yang memang benar-benar bisa menenangkan...
Semoga tak ada lagi kesalahan yang bisa menyakiti, semoga Nha bisa benar-benar semakin lebih baik dari hari ke hari... .

BTW, Puasa sudah tinggal hitungan jari, semoga semuanya lancar hingga nanti.. dan semoga kita semua bisa menemui ramadhan tahun depan lagi...

Always Be Positive ☺

nduk'NHA

Jumat, 12 Juli 2013

Langkah yang berbeda... (HappyBirthday for me)



Hallo…
Ini 12 Juli ke 23 yang aku lewati…
Ya, tak usah kau ingatkan kalau hidupku sudah 3tahun yang lalu memasuk paruh kedua perjalan hidup. Kita semua tahu umur manusia rata-rata 60 tahun, ya aku sudah memasuki bagian kedua perjalanan hidupku. Itupun aku ragu, ya selain karena jodoh dan mati kita hanya Alloh saja yang tahu. Aku mungkin tidak akan hidup sampai usia 60, atau mungkin juga malah melewati. Tapi siapa yang tahu?
Aku hanya merenung sejenak di usia yang bukan remaja lagi ini. Seharusnya di usia ini aku sudah pantas disebut orang dewasa. Tapi benarkah aku sudah dewasa? Apa itu dewasa? Punya pekerjaan? Sudah pantas nikah? Or apa? Bukankah sudah seringkali orang-orang berkata, dewasa itu bukan soal usia… jadi mungkin, aku masih anak-kanak tapi terjebak di usia ini, itu bisa saja terjadi.

Terlepas dari berbagai macam pertanyaan beratberat yang muncul, aku hanya bisa bersyukur berhasil sampai pada usia ini. Perjalanan yang telah aku lewati tidak bisa dibilang biasa-biasa saja dan bukan tanpa rencana. Kau ingat efek paradox bukan? Apa yang kau lakukan di masalalu menyebakan hal-hal yang terjadi sekarang, dan apa yang kau lakukan saat ini pastilah akan berakibat pada masa depanmu kelak.

Keputusanku untuk resign dari zona nyaman tahun lalu membuatku melalui hal-hal yang terjadi saat ini. Dari dulu impianku adalah mengubah pesawat menjadi taxi, hei, aku sudah membuktikannya, pesawat seperti taxi untukku akhir-akhir ini. Berakibat pada perjalanan-perjalanan yang mengejutkan tapi bukan tak terduga. Di luar dari itu yang paling terpenting adalah aku menemukan hal yang benar-benar aku inginkan, hal yang benar-benar aku mau lakukan. Dan kali ini aku bisa yakin dan tegas berkata ini adalah pilihanku.

Aku percaya, takdir memang Alloh sudah menggariskannya. Tapi takdir bisa diubah, Ar-Rad ayat 11 terngiang di kepalaku. Begitu pula dengan takdir termasuk yang namanya REJEKI di dalamnya. Aku pernah mencemburui takdir temanku sendiri, terlahir cerdas, penuh bakat, kesempatan luar biasa kerap ia dapatkan. Mungkin orang-orang mengatainya BERUNTUNG, tapi seiri apapun aku dengannya, aku realistis. Keberuntungannya tidak didapatkan begitu saja, tapi juga dengan penuh perjuangan. Dan itu mengembalikanku pada diriku saat ini. Takdirku sekarang akibat perjuanganku di hari-hari kemarin dan aku tidak akan pernah menyesalinya. Salah atau benar, itu semua adalah anugerah dalam bentuk pengalaman. Salah yang terjadi memperlihatkan kebenaran. Benar yang terlaksana mengingatkanku bahwa aku masih berusaha berbuat baik, masih berusaha menjadi orang baik. Seperti yang seharusnya.

Mungkin setelah ini, postinganku akan berbeda…  

Aku hanya mencoba membawa diriku yang sebenarnya dalam tulisan-tulisanku, bukan lagi tulisan yang aku harap “diriku” dan orang kira “diriku”. Aku manusia okey, aku tidak sempurna. Tapi aku mau belajar menjadi baik. Ku harap para pembaca, atau mungkin beberapa orang yang sesekali mengikuti memaklumiku jika tulisan-tulisanku kelak tak lagi seperti yang kalian inginkan. Tapi inilah aku, dengan semua usahaku untuk benar-benar menjadi diri sendiri. Mungkin beberapa sudah menyadari bahwa layout blogku telah berubah kembali menjadi standar. Ini bukanlah ketidaksengajaan. Ini merupakan satu tindakan perubahan yang menandai kembalinya aku di titik awal memulai perjalanan bernama  ‘menjadi diri sendiri’ semoga usaha ini dihargai, sehingga tidak ada lagi yang mengataiku munafik. Sungguh apapun itu yang pernah aku katakan, yang pernah aku lakukan, aku hanya manusia. Jika masih ada yang ingin menghakimi, menilai, mengkritik, aku hanya bisa bilang : terserah anda.

Apa tulisan ini dapat kau pahami? Atau menurutmu tidak terarah? Itu hakmu sebagai pembaca untuk menilai. Yang penting aku sudah mengeluarkan isi kepalaku dan kepalaku sudah lumayan ringan sekarang.

Di akhir tulisan ini, tentunya terimakasih banyak untuk MAMA yang entah mengapa mengirimkan ucapan selamat ulangtahun lewat SMS padahal kamar kami bersebelahan, LOVE U MOM.. hahaha, 
Thank’s for everything…

Foto: Doa Mustajab dari super MoMMy yang akan diaminkan sejagad malaikat... Thanks Mom, for everything... 23th heh? Sudah lumayan tua saya, hehehe


Untuk Thata yang masih mau jd sahabat saya hingga saat ini, teman SMS, teman saya untuk benar2 berperan jadi anakmuda (belanja, nyalon, diskusi beberapa bacaan?).. 

Untuk kamu yang sudah menghadiahkan sebuah jam yang entah bagaimana membuat saya berteriak “WOW”   

 

untuk kamu yang pertamakalinya mengajak saya ke bioskop, saya selalu mencintai kamu apapun yang akan terjadi nanti (kurasa kamu perlu tahu, and... jangan berharap foto dia ada di blogku.. bisa geger :D), 

Untuk kalian yang mengerjai saya habis-habisan di jumat yang penuh barakah lalu memberikan saya 2potong brownies yang diberi lilin ajaib yang tak mati jika tidak ditiup bersamaan (kalian sukses mengerjaiku ha…>,<..) Love u all… Untuk Kakak, Teman, Sodara, Inspirator, atas semua doa-doa indah kalian… terimakasih banyak untuk kepercayaan kalian padaku, terimakasih untuk banyak ilmuhidup yang kalian berikan di waktu-waktu tidur… 


dan ALHAMDULILLAH… untuk hidup yang indah ini RABB…





"Lelah kan menghilang, marah kan terpendam, bila duka tidak dirasa itulah BAHAGIA"
(Drive - Seakan di surga)
nduk'NHA

Minggu, 28 Oktober 2012

Seusai Badai

Rasanya cukup lama..
Berpura-pura "Senyum" dan berlindung dalam kalimat "aku baik-baik saja",
Bahkan langitpun tahu tentang kebohongan ini,
Hujan ini buktinya..
Petir dan kilat seperti berteriak marah..
Semakin ku mengacuhkan angin kencang yang mengetuk jendela,
Semakin deras langit mengguyur tanah.
Bougenvile di depan rumah sampai basah kuyup terantuk-antuk,
Parit mengalirkan air lebih tinggi dari biasanya,
Kalau langit tak menghentikan ini mungkin sebentar lagi akan banjir.

Ku tutup buku merah jambu,
akhirnya kuhiraukan juga hujan yang tak biasa itu,
berbisik pelan..
"Selama sedihku ini bermanfaat untuk kebahagiaannya,
aku takkan lelah berkata 'Everything Gonna be okay'"

Hujan berubah jadi gerimis,
angin sepoi-sepoi meninggalkan dingin yang menusuk,
wangi tanah basah bercampur dengan soka yang bermekaran,
 Langit cerah perlahan..
PELANGI mengurai senyum...

Aku percaya,
akhir semua ini pasti bahagia...
mungkin bukan sekarang waktunya...
mungkin nanti...
Bukankah pelangi datang sesudah badai?
Bahagiaku akan tiba, aku hanya perlu bersabar :')

Waena, 28 Oktober 2012
nduk'NHA

Sabtu, 27 Oktober 2012

If Tomorrow Never Comes

Sometimes late at night
I lie awake and watch you sleeping
You've lost in peaceful dreams
So I turn out the lights and lay there in the dark
And the thought crosses my mind
If I never wake up in the morning
Would you ever doubt the way I feel About you in my heart
If tomorrow never comes
Would you know how much I loved you
Did I try in every way to show you every day
That you’re my only one
And if my time on earth were through
And you must face this world without me
Is the love I gave you in the past
Gonna be enough to last
If tomorrow never comes
 So I made a promise to myself
To say each day how much you mean to me
And avoid that circumstance
where there's no second chance to tell you how I feel
If tomorrow never comes
Would you know how much I loved you
Did I try in every way to show you every day
That you’re my only one
And if my time on earth were through
And you must face this world without me
Is the love I gave you in the past
Gonna be enough to last
If tomorrow never comes
So tell that someone that you love
Just what you're thinking of
If tomorrow never comes

Membuka beberapa catatan seorang teman di facebook...
Saya menemukan lirik ini di dindingnya... :)
Cukup membuat saya merenung panjang....
"Jika esok tak pernah datang..."

Liriknya memang bercerita tentang cinta,
tapi lebih dalam jika kita mampu memaknainya..
Lirik ini memberikan banyak pelajaran...
 Kadang kita gak sadar, melakukan banyak hal seolah-olah kita hidup selamanya di dunia..
Seenaknya mengatakan "nanti" untuk hal-hal yang sebenarnya tidak boleh ditunda..
dengan alasan "kan masih ada hari esok... ", benarkah???
Masa depan itu tak pernah pasti, jangankan esok...
1menit atau 1jam ke depan aja entah kita masih hidup atau nggak..
kita gak pernah tahu.... karena waktu memang hal paling misterius di dunia..

Disaat seenaknya kita menunda, mengacuhkan, mengabaikan...
Waktu tiba-tiba merampas semua yang kita punya :)
KESEMPATAN tiba-tiba hilang...
tinggal penyesalan yang ada.. dan saat itu semua sudah terlambat..

Selama masih ada waktu.. dan masih ada kesempatan..Yuk jangan pernah memunda...

Hadiah untukmu wahai pembaca...
ku terjemahkan dengan susah payah lirik lagu di atas...
Semoga manfaat untuk semuanya :)

Di suatu malamAku berbaring terjaga dan memandangmu tidur
Kau telah terlelap dalam mimpi indah
Maka kupadamkan lampu dan berbaring di sana dalam gelap
Dan terlintas dalam anganku
Bila esok pagi aku tak bangun lagi
Akankah kau ragu akan perasaanku tentang dirimu?
Bila esok tak pernah tiba Akankah kau tahu betapa aku mencintaimu?
Sudahkah aku setiap hari berusaha dengan segala cara
untuk menunjukkan kepadamu bahwa kau adalah satu-satunya bagiku?
Dan bila waktuku di dunia telah berlalu
dan kau harus menghadapi dunia tanpa diriku
Apakah cinta yang kuberikan selama ini telah cukup untuk membuatmu bertahan?
Bila esok tak pernah tiba Maka aku berjanji kepada diriku sendiri 
untuk setiap hari mengatakan betapa berartinya kau bagiku
dan menghindari tidak adanya kesempatan ke dua 
untuk mengatakan perasaanku kepadamu. 
Bila esok tak pernah tiba, Akankah kau tahu betapa aku mencintaimu?
Sudahkah aku setiap hari berusaha dengan segala cara
untuk menunjukkan kepadamu bahwa kau adalah satu-satunya bagiku?
Dan bila waktuku di dunia telah berlalu dan kau harus menghadapi dunia tanpa diriku
Apakah cinta yang kuberikan selama ini telah cukup untuk membuatmu bertahan?

Bila esok tak pernah tiba,
Maka katakanlah kepada orang yang kau cintai
Apa yang sedang kau pikir (rasa)kan
Bila esok tak pernah tiba.



nduk'NHA

Kamis, 25 Oktober 2012

Kejujuran

 “Apa pun yang harus dipertahankan dengan kebohongan tidak akan bertahan terhadap ujian waktu.
Mario Teguh -

Kejujuran...
Mudah melafalkannya tapi susahpayah melakukannya..
Jangan sampai kau harus berutang -maaf-..
bila kau awali dengan kebohongan,
jangan pernah mengakhirinya dengan kebohongan,
nanti kau akan bingung...
harus mengaku salah pada siapa :)

                                                                                                  

DOR!!!!
Sekedar update dear..
semoga senantiasa diberi keberkahan kalian semua..
terimakasih masih setia mengunjungi blog yang random ini...
Wassalam

Rabu, 17 Oktober 2012

Misunderstood,


 
Bismillah..
Hallo Dear,
Rasanya senang banget bisa nulis lagi..
setelah menghadapi rasa malas mengunjungi Dasbor :D *dijitak pengunjung blog

Well..
Setelah adegan dramatik "pertamakalinya" dalam hidup yang terjadi kemaren dulu, 
kehidupan saya berubah drastis...
Bagi yang belum tahu, Senin kemaren entah mengapa saya pingsan untuk pertamakalinya.
MoM kembali seperti dulu, setiap jam menanyakan 'apakah kamu sudah makan dan minum vitamin?', 
Saya beruntung, laptop dan HP tetap pada tempatnya...
apakah saya sakit? tidak, saya hanya tidak disiplin sama pola makan, ditambah aktivitas saya yang bertambah padat dua minggu terakhir ini, semua itu terasa masuk akal...
Tenang saja, saya masih Nha yang dulu...
Kalian masih akan menemui Nha yang akan begadang membaca, menulis, murajaah atau online semalaman :D (hehehe)
Kali ini Nha hanya ingin berbagi sedikit...
Kalian tau kutipan berikut?

Made a wrong turn, once or twice
Dug my way out, blood and fire
Bad decisions, that’s alright
Welcome to my silly life
Mistreated, misplaced, misunderstood
Miss ‘No way, it’s all good’, it didn’t slow me down
Mistaken, always second guessing, underestimated
Look, I’m still around

 

Ya, benar. ini adalah penggalan lirik sebuah lagu berjudul Fuckin Perfect yang dinyanyikan sama PINK.
Pertama kali dengar lagu ini sih, versinyaKurt sama Blane nya Glee, hehehe...
Well, ini lagu lumayan cocok sama hal yang bakal Nha bahas :)

Terkadang, saat kita berinteraksi dengan banyak orang, seringkali kita salah bertindak, salah bersikap, dan hal itu dilakukan dengan tidak sengaja. Bukan, ini bukan pembelaan, tapi ini kenyataannya.
Nha selalu bilang, salah benar itu relatif. mengapa? karena semua nilai salah atau benar itu, kadang tidak sama antara satu dengan yang lainnya. Menurut kita benar, belum tentu orang menilainya sama seperti apa yang kita harapkan. Jadinya? SALAH FAHAM...

Sebelum kita bereaksi terhadap sesuatu, mungkin ada baiknya kita mencari "sebab"... bukan untuk dijadikan alasan, pembelaan, atau pembenaran, tetapi lebih kepada agar kita "Adil" saat bereaksi. Tundalah amarah, singkirkanlah prasangka, Ini akan membantu agar kita lebih bijak saat bersikap.

Teman2 masih ingat postingan nha beberapa saat yang lalu? Yang membuat kita hidup dengan nyaman adalah saat kita mampu berpikir positive dalam saat apapun... Nha percaya, saat semua orang mampu berpikir positive dalam menghadapi segalanya... pasti gak ada lagi yang namanya salahfaham di dunia ini...

Guyz...
percaya deh, menjadi orang yang terus menerus disalahfahami itu sangat melelahkan...
status BBM saya hari ini " Don't You get Tired to Be Frequently misunderstood?"..
Semoga kita mampu melihat lebih dari apa yang nampak dan mendengar jauh dari apa yang tersiar.. agar kita tak pernah salah faham atau disalahfahami oleh siapapun juga.. :')
and The last... Nha Mohon Maaf untuk semua salah dan khilaf yang mungkin saja karena salah faham atau disalahfahami :')  

nduk'NHA

Senin, 10 September 2012

Obat terbaik dari sebuah luka

Bismillah,

Dear pembaca...
Terima kasih masih setia membaca :)

Senin,
Saat orang-orang bersungut-sungut menyambut hari ini karena harus "kembali bekerja",
Seperti biasa Nha duduk manis depan laptop sambil nyeruput teh susu plus perasan jeruk nipis dan sepiring lapis legit.... nyantai...gak pusing sama buru-buru, macet, rempong coy.. hahaha :D

Btw Anyway Busway...
Sms seorang teman tadi malam cukup mengejutkan, YUP! hal itu yang ingin Nha bahas :)

2tahun yang lalu Nha pernah berada dalam masa-masa super galau :)
Galau dikarenakan Nha disakiti seseorang. Masa-masa itu adalah masa-masa tersuram dalam hidup. penyesalan, rasa bersalah semua ngumpul jadi satu. Ada waktu-waktu dimana Nha bengong sendirian di kamar entah memikirkan apa, tidak bisa tidur semalaman, paginya seperti zombie dengan mata panda akibat begadang.

Masa-masa itu sangat menguras emosi... Nggak, Nha bukan dendam, Nha gak pernah dendam... hanya saja Nha sempat merasakan sedih yang luar biasa. Rasa sakit yang sangat dalam. Rasanya melihat orang lain tersenyum itu berat, karena merasa Nha gak bisa tersenyum seperti mereka. Semua itu karena rasa sakit yang teramat dalam.

Benar kata Meggy Z, lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. Sakit gigi masih ada obat dan dokter yang bisa membantu menyembuhkan. Sakit hati, tergantung seberapa cepat kita merelakan. Apakah Nha tidak berusaha mengatasi rasa sakit ini? Bukankah obat hati adalah mendekat padaNYA? Bodohnya saat itu Nha lupa. Keadaan fisik yang dikuasai hormon bulanan ternyata menjadi sebab semua emosi itu sangat berlebihan.

Nah, kembali ke SMS dari teman tadi. kalimatnya cukup pendek, tapi cukup untuk mengingat semua masa-masa suram itu, "Nha, masih suka minum Jus di Cafe depan Mega?" Yup, dulu waktu masa galau, setiap pulang kerja Nha selalu mampir minum jus di sana. dan pertanyaan itu sebenarnya pertanyaan sindiran :D  si teman rupanya ingin bertanya, "apakah kamu sudah bisa melupakan kesedihan itu?"

Guyz...
Merelakan sesuatu bukanlah hal mudah, terlalu banyak rasa yang dilibatkan untuk mengalaminya. Marah, sedih, nggak percaya, semua numpuk jadi satu, jika kamu bertanya apa yang Nha lakukan untuk pulih seperti sekarang, itu semua karena Nha meminta maaf :) Yup benar, meminta maaf...
Tapi kan, bukan kamu yang salah Nha, tugasmu harusnya memaafkan bukan malah minta maaf...

Dear,
rasanya mungki berat, meminta maaf pada seseorang yang menyakiti kita, tapi percayalah hal itu akan membuatmu lebih mudah mengikhlaskan dan memaafkannya. Anggap saja dia tak sengaja melakukan kesalaahn itu, atau memnag ada kesalahan kita yang tidak kita sadari menyebabkan orang tersebut bali menyakiti kita. Atau mungkin saja sakit ini memang akibat perbuatan kita di masa lampau..mungkin pernah kita menyakiti orang lain dan sakit yang ada sekarang adalah karma yang Tuhan kirimkan kepada kita.

Lagi pula, maaf yang kita ucap mungkin saja akan menyelamatkan hal lain, selain hati kita tentunya. Kadang kala mengucapkan kata maaf membutuhkan kekuatan untuk menyingkirkan ego. Maaf tak sekedar untuk memohon maaf tapi juga salah satu cara kita memaafkan. Adakalanya seseorang sadar jika ia salah, tapi karena egonya yang begitu besar kata "maaf" sangatlah berat diucapkan. dengan kita meminta maaf kepada orang yang menyakiti kita, sesungguhnya kita menyelamatkan dua hati. hati kita sendiri dan hati orang yang menyakiti dari rasa bersalah seumurhidup karena gengsi mengucapkan kata maaf.

Intinya, berpikirlah positive atas apa saja kemungkinan-kemungkinan yang ada, Tuhan tidak pernah memberian cobaan kepada ummatnya melebihi dari kemampuan kita menghadapi cobaan tersebut. Belajarlah untuk tidak menyalahkan sesuatu. Percayalah semua sudah diatur oleh Sang Maha dengan begitu apik. Percaya ini semua bagian dari skenarioNya.

Satu perkataan guru saya yang selalu saya ingat...
"Saat seseorang menyalahkan orang lain dia perlu belajar, Jika seseorang menyalahkan diri sendiri dia mulai belajar, Ketika dia tidak menyalahkan siapa-siapa maka pembelajaran telah usai"

nduk'NHA

Minggu, 09 September 2012

"The Alcemyst" (The Secret of The Immortal Nicholas Flamel)

Bismillah,
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Halo Dear,
hehehe, kaget yah :D tiga hari ini Nha muncul berturut-turut..
iya nih Dear, Nha sedang menjalankan program "Update setiap hari"
Alhamdulillah, sekarang Nha punya kerjaan yang tidak terlalu mengekang soal waktu jadi Nha punya banyak kesempatan untuk menulis :)
Tapi Nha g bakal bahas tentang kerjaan :D
Kali ini Nha mau bahas tentang novel yang sedang nha kejar2....

Setelah Harry Potter tamat, Nha sudah siap dengan novel lain yang bakal ku tunggu setiap kabarnya seperti Harry Potter..
masih tentang Magic... he he he... (selera novel saya emang begituan, maklum yah )
kali ini seri ' The Secret Of Nicholas Flamel'
Seri novel ini ditulis oleh Michael Scott... Seorang Ahli mitologi dan cerita rakyat, penulis Irlandia paling sukses ^_^
Hingga detik ini, 5 buah seri novel ini sudah nangkring di rak bukuku...
The Alcemyst, The Magician, The Sorceres, The Necromancer, dan The Warlock....


The Magician (The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel, #2)
The Sorceress (The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel, #3)



Rangkaian novel ini sukses bikin saya dag dig dug, dan gak sabaran untuk membaca kelanjutannya...

Berbeda dengan kisah Harry Potter yang sebagian besar bercerita tentang sihir, sihir, dan sihir.
Dalam buku ini sihir dipadu padankan dengan teknologi modern yang mengharuskan Nha untuk bilang "WOW....." :D
Selain itu dalam buku ini Nha juga banyak belajar tentang tempat-tempat bersejarah dan tokoh-tokoh terkenal. Kok bisa? Ya, karena om Michael menggunakan tempat-tempat tersebut sebagai latar novelnya, dan tokoh-tokoh itu sebagai lakon dalam novelnya.

PENASARAN?
hehehe...
memang tujuannya seperti itu...
Nha dari awal gak niat bikin review biar pada penasaran :p
kalau pengen tau ceritanya segera serbu toko buku yah ^^/

And then, sekarang ini Nha lagi nunggu-nunggu buku pamungkas penutup keseluruhan kisah ini...
Kabarnya buku terakhir yang berjudul "The Enchantress" sudah diterbitkan sejak May 2012 versi Englishnya, sayang banget bahasa inggris Nha jelek jadi harus bersabar menanti edisi Bahasa Indonesianya terbit, Semoga gak lama lagi :(








nduk'NHA

Jumat, 07 September 2012

Dalam ikatan Rabitah

 
Bismillah,
Dear Thy,
Tepat tengah malam saat tak sengaja menemukan "komentarmu" di sebuah tulisan blogku...
Rasa rindu itu menusuk seperti dinginnya udara tanpa ampun...

kau ingat? aku selalu bilang, tidak ada kebetulan di dunia ini...
Ku telusuri kata demi kata yang kau tuliskan di blogmu,
Berlebihan kah kalau aku menangis?
tidak, bukan sekedar tetes airmata syahdu, tapi benar-benar menangis ssenggukan...
mungkin ini namanya tangisan haru :')

Thy..
mengingat awal kebersamaan kita yang aneh...
"menentang alam" kata beberapa teman...
Kau tidak banyak bicara, aku Cerewet dalam porsi yang kadang berlebihan
kau lebih senang tersenyum, aku suka tertawa...
kau suka warna biru, aku tidak. karena biru mengingatkanku pada laut, 
mengingatkanku bahwa sampai saat ini aku belum bisa berenang,
Kau sederhana saat menampilkan sesuatu, aku sangat rumit.
Gamis dan kerudung polos itu gayamu "selalu", aku? lebih suka bereksperimen, walau kita berdua sama2 tidak pernah lupa memakai kaus kaki kemanapun kita pergi ^_^
Tapi semua perbedaan ini tak pernah bisa membuat kita gagal "berteman"

Dear..
kau ingat.... dulu kau kurus sekali >,<
Sebaliknya, aku gemuk..
kencan pertama kita saat itu dengan segelas Jus Alpukat jumbo...
aku ingat... :)
beriring kebersamaan kita, kau dan aku berubah..
aku jadi kurus, kau jadi gemuk :D
percayalah, aku masih bertanya-tanya tentang itu...^^

kau tahu,
aku belum sepenuhnya ikhlas menghadapi perpisahan itu...
tanpa pelukan, bahkan kau masih utang "kencan empek-empek" padaku...
itu sebabnya mengapa pesanmu tak pernak ku balas :(
maaf... aku selalu bermasalah dengan perpisahan..
aku selalu benci saat mengingat kata2mu:
"kita harus belajar agar tidak terlalu bergantung satu sama lain jikalau kita berpisah nanti..."
apakah kau berhasil? terbiasa tanpaku? jujur aku tidak pernah berhasil terbiasa :)
aku hanya sok tegar (ketahuan deh, hehehe....)

Hei...

 kau ingat foto ini?

Yup benar :') ini foto saat kita sama2 berjuang :)
ingat lagu ini..
"Di sudut surau itu, menyimpan kisah...... :)"

 
aku selalu tertawa tiap melihat foto ini, menyadari bahwa "gamis" ternyata membuat kita berdua terlihat sangat gemuk :D

dan.. kalau tak salah menebak, ini foto terakhir kita :)
 


Dear...
jarak ini takkan mampu mengikis cinta kita kan :)
karena seperti katamu, cinta kita akan selalu terpaut karena selalu terikat Rabitah...
Semoga, selipan nama dalam sepertiga malam kita senantiasa diberkahi oleh ALLOH..
aku menantikan momen itu dear...
saat kita tersenyum di dalam Jannah_Nya bersama :)


The last...
Di tengah banyak perbedaan kita berdua, 
apakah selera yang "itu" masih belum berubah?
hahaha....:)

Alfatihah untukmu Dear...
Dengan penuh cinta,

nduk'NHA

Senin, 27 Februari 2012

Sebuah Perjalanan :')

KETIKA PAGI BEREMBUN, KETIKA MENTARI TERSENYUM, KETIKA SIANG MENYENGAT, KETIKA MENDUNG MENGGELAYUT, KETIKA SENJA TEMARAM, KETIKA MALAM MENYERGAP, KETIKA DINI HARI TERJAGA....HANYA SEBUAH PERJALANAN SAJA...
(perjalanan suatu ketika...)




Bismillah..
Dear..
terimakasih masih mampir kesini :')
Hari ini saya ingin bercerita sedikit.. :')
Semalam saya diserang "Mumet"

Mumet?
iya Mumet...
Mumet itu bahasa jawa, artinya Pusing ^_^
Pusing dalam artian fisik, dan pisikis :')

Sudah beberapa hari ini saya menemukan "beberapa hal" ,
hal-hal yang belum saya ketahui...
"Mumet' iyah "mumet"...
memikirkan hal-hal yang baru saja saya tahu, belum saya tahu, dan yang akan saya tahu...

berdiskusi dengan beberapa teman..
BBMan sepanjang malam..
yang membawa saya pada keMUMETan ini..

Dan akhirnya saya pasrah dengan menulis status "Perjalanan :')"
mengapa perjalanan?
iya, saya anggap keMUMETan ini karena keresahan saya menghadapi perjalanan :')

Dear...
Aku pernah membaca sebuah hadits,
kurang lebih seperti ini :

Dari Ibnu Umar radhiallohu ‘anhuma beliau berkata: “Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang kedua pundakku seraya bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir”. Ibnu Umar berkata: “Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati” (HR. Bukhori) 

Musafir...
apa kaitannya dengan keMUMETan ku tentang perjalanan dengan hadits ini?

Rasululoh Sallallahu alaihi wassalam berkata dalam hadits tersebut, kita di dunia ini adalah seorang Musafir...
Musafir adalah orang yang sedang berada dalam perjalanan..
Saya, kamu, kita semua, Musafir... yang sedang mengarungi Perjalann hidup :')

Apa yang bikn saya MUMET???
saya mumet... karena saya takut gak bisa sampai di ujung perjalanan.. TUJUAN...
saya takut sampai di tempat yang salah, saya takut bekal yang saya kumpulin gak cukup untuk sampai di Sana... saya takut tersesat, takut salah jalan... :')

saya mumet sendiri membayangkannya, memikirkannya, lalu BBM seorang teman,seorang abang, seorang kakak, seorang guru, menyapa :
"Perjalanan itu bukan untuk dipikirkan, tapi untuk dijalani...
Simpan apa saja yang bisa dijadikan bekal di perjalanan..
semakin jauh kita berjalan semakin tinggi puncak yang kita daki, angin makin kencang, udara makin dingin,
Perut cepat lapar.. sisakan sebagai bekal... jangan dimakan semuanya...simpan saja nanti ada gunanya, walaupun segenggam beras, simpan saja.., "

kemumetan saya ini berawal dari keraguan saya terhadap kendaraan yang saya lalui saat ini... apakah kendaraan ini sudah sesuai dengan jurusan yang ingin saya tuju?
masih mencari-cari, dan baru kali ini saya benar2 mumet,
saya terus2an berbicara tentang "Salah dan Benar" tidak juga paham dengan "Syariat dan Hakikat",
NGEYEL kata orang jawa... :')

lalu saya teringat kajian setelah magrib kemaren....
"Alloh meminta hasil, tapi juga menilai proses"
tapi tetap Yang Alloh inginkan HASIL!!!

teringat kisah seorang alim yang menjalani hidupnya dengan ibadah, tapi meninggal dalam keadaan melakukan maksiat,
dan sebaliknya kisah seorang ahli maksiat  yang menjalani hidupnya dengan keburukan tetapi meninggal dalam keadaan melakukan amal baik,

ujung2nya perjalanan kita menuntut KEBAIKAN... menuntut KEBENARAN...
dan kuncinya hanya ISTIQAMAH.... :')
bekalku untuk istiqamah ini yang masih abstrak....  :')


Gak nyambung? gak ngerti? sama saya juga Dear..
maklum yang nulis orang MUMET :')

nduk'NHA

Minggu, 26 Februari 2012

Butiran Debu

namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa untuk selamanya
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa sepanjang usia
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
hingga tiba saatnya aku pun melihat
cintaku yang khianat, cintaku berkhianat

aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu

namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa untuk selamanya
namaku cinta ketika kita bersama
berbagi rasa sepanjang usia

hingga tiba saatnya aku pun melihat
cintaku yang khianat, cintaku berkhianat ooh
menepi menepilah menjauh 
semua yang terjadi di antara kita ooh

aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu

(aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi
aku tenggelam dalam lautan) dalam luka dalam
aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu
aku tanpamu butiran debu, aku tanpamu butiran debu



Dear..

hanya menyempatkan untuk menulis, mengisi kekosongan..
Sabtu kemaren saya meeting dengan team saya....
Kangen dengan situasi cafe yang sebulan terakhir tidak saya rasakan,
kami berjanji bertemu di DD.. ^_^


di sela-sela meting...
laptop salah satu team saya berbunyi...
entah disengaja atau gak, 
refleks saya menoleh padanya..... *instrument awalnya membuat pikiran saya teralihkan....
tapi karena fokus meeting... tuh laptop langsung dimatikan sama yang punya.. ^^V

setelah meeting...
saya langsung nyamperin laptop tadi....
nanya' sama team saya yang cuma cengengesan...
*dia tahu saya sulit dialihkan dari fokus, kecuali hal itu spesial bagi saya...
end then...
saya mendengarkan...

liriknya galau abis....
*malu rasanya seorang leader ketahuan mendengarkan lagu galau *_____* (he he he)
tapi liriknya tidak berpengaruh terhadap saya....
saya suka instrument pianonya :")
rasanya pengen segera pulang mengedit lagu ini, menghilangkan liriknya dan menyisakan 'instrumentnya saja"

^^/





nduk'NHA

Kamis, 16 Februari 2012

Erna Hikari Aijin, S.Pd.

Bismillah...

Dear...
Sory baru sempat menulis lagi, ^_^
setelah jungkir balik, panas dingin, salto dan kayang.....
tepat tanggal 7 Februari 2012, aku menyelesaikan Ujian Akhir
dalam perhelatan 4,5 tahun mengejar gelar "S.Pd."
Yup... 11 Februari kemaren tepatnya hari sabtu pukul 11.11 gelar itu nangkring di namaku juga ^_^


alhamdulillah yaa.. (gaya Syahrini)
Subhanalloh ^_^
satu lagi Anchoring positiveku bertambah...
Yang paling membanggakan Dear..
aku lulus dengan predikat "CUMLAUDE,
Pas banget IPK nya 3,55 yang kalau dibulatin 3,6... he he he


Yup....
Nha udah sarjana dear.. walaupun belum pernah pakai toga, toganya masih nunggu bulan depan..
rasanya lega banget udah selesei kuliah, dan gak dikejar-kejar dengan pertanyaan "KAPAN LULUS?"

By The Way Dear...
Rasanya cepat banget yah :')
aku ingat rasanya baru kemaren aku megang kertas bertuliskan kata LULUS waktu kelulusan SMA..
rasanya baru kemaren aku sibuk nyari Bougenvile putih untuk OSPEK,
rasanya... baru kemaren aku belajar pakai Rok ke kampus tiap hari.. menghilangkan keegoanku bersikap "terlalu feminim'.. hahaha
rasanya... baru kemaren ribet milih kerudung dan baju buat dipadupadanin biar gak norak n gak Jadul...
rasanya baru kemaren aku dan teman2 diskusi di kampus, ngejar dosen untuk tandatangan KRS, KKL naik bus 18 jam ke SARMI, Praktek ngajar di sekolah......sekarang udah lulus.... dan masa-masa itu sekarang tinggal kenangan ;')

Yaa Rabb...
waktu cepat banget berlalu yah. masa-masa itu, masa-masa penuh lelah, penuh perjuangan.
kuliah, kerja, ngejar omset, private... kadang gak tidur semalaman begadang ngerjain tugas kuliah,
pergi ke kampus masih naik angkot dan ngantuk di kelas... Ya alloh... pengorbanan itu :')

Rasanya penuh haru waktu menyanyikan hymne Universitas saat yudisium kemaren,
Gemetar.... apalagi saat namaku disebut....
syukur dan bahagia ini rasanya tak cukup menggambarkan syukur ku.....
berulang-ulang ku katakan.... "akhirnya aku lulus"

Subhanalloh...
menuliskan ini saja keyboard laptop basah dear:')
tapi semua ini belumlah selesai... bukanlah akhir perjuangannku,
tapi kelulusan inilah awal perjuanganku...
Mengabdi.. atas ilmu-ilmu yang telah Kau amanahkan padaku...
menuntut untuk dijadikan amal jariyah bekal saat ku mati nanti...
karena salah satu amal yang tak kan pernah putus  pahalanya adalah ilmu yang bermanfaat..

Rabb..
aku gemetar lagi..
sanggupkah aku mempertanggungjawabkan amanah dariMu ini...
ku awali hari-hari esok dengan BISMILLAH....:')









nduk'NHA

Kamis, 12 Januari 2012

Goes To Bandung

Bismillah...

sory all... baru nongo lagi....

menghilangnya diriku dikarenakan sibuk ngurusin skripsi..

hehehe.....

ditambah dengan usaha baru yang baru aja aku rintis....


ni ada waktu di sela-sel menunggu pesawat delay menuju BAndung... dalam rangka kerja juga sih.

ngeblog deh...


insyaAlloh setelah semua beres Nha akan mulai ngeblog lagi...^_^





nduk'NHA

Kamis, 22 Desember 2011

Untuk Zuper Duper Mommy




Sudah lama, aku menyulam
khayalan pada tirai hujan
menata wajahmu disana serupa
puzzle,
sekeping demi sekeping, dengan
perekat kenangan di tiap sisinya
lalu saat semuanya menjelma
sempurna
kubingkai lukisan parasmu itu
dalam setiap leleh rindu
yang kupelihara di sudut hati
dengan rasa masygul
dari musim ke musim
“Cinta selalu memendam rahasia
dan misterinya sendiri,
pada langit, pada hujan,” katamu
lirih terbata-bata.
Dan seketika, linangan air matamu
menjelma
bagai deras aliran sungai yang
menghanyutkanku jauh ke hulu
dimana setiap harapan kita karam
disana
Sudah lama, aku memindai
sosokmu pada derai gerimis
memastikan setiap serpih
mimpiku untuk bersama
membangun surga di telapak
kakimu dapat menjadi nyata.

kau selalu berkata,
“Percayalah, aku ada dinadimu
seperti kamu ada
didarahku, ”bisikmu pelan
ketika bayangmu, perlahan
memudar dibalik rinai hujan..








nduk'NHA

Selasa, 06 Desember 2011

Back to Desember

Langkahku memang pasti..
tanpa ragu... tanpa nanti....

tapi tetap sendiri....

percaya diri...

hari ini,
sampai nanti ^_^

[IMG_8638.psd.jpg]


disela2 laporan harian,
5 hari sejak Desember tiba...:)

nduk'NHA

Selasa, 08 November 2011

Pinus yang menangis

Kabut datang menyambutku,
di sela-sela asap dan menyengatnya udara,
bayangmu yang pertama kali ku cari,

berharap kau ada di antara kerumunan itu,
menungguku dengan payung biru seperti yang pernah kau janjikan dulu,
tapi kau tak pernah datang menjemput,
air mata ini malu tersenyum,
harusnya aku tahu ilusi ini hanya mengejekku..


Hujan..
bukan sekedar gerimis dan deras,
tapi badai, dan aku bahagia karenanya,
tampaknya langit mengerti keinginanku,
..

Langit menyambutku,
mengguyur jajaran pinus-pinus...
yang menangis menemaniku bernyanyi nyanyian sendu


Depok, 3 November 2011,
Hujan menyambut kedatanganku :)

Selasa, 25 Oktober 2011

Nikah Muda??? siapa takut :D

Bismillah..


Hari ini, setelah menagih semua target harian + tagihan mingguan, mengecek absen guru, dan menulis laporan... Nha iseng nanya2 sama mbh google tentang Nikah Muda.... hohoho...

Emang umurnya udah saatnya nikah.... yang diomongin nikah melulu euy... hehehe

Nha menemukan sebuah kul Tweet bagus di http://kultwittt.com/2011/kontranikahmuda.html ,

Yang nulis mbak @SavitriWedding ... isinya begini nih:


1. Disini, kami hanya ingin mengingatkan bhw kita harus berhati-hati dlm menyikapi banyaknya ajakan untuk #NikahMuda. #KontraNikahMuda 2. Karena apa? Seperti biasa, mari kita mengacu pada hadis! :) #KontraNikahMuda
3. “Wahai para pemuda, jika diantara kalian sudah MEMILIKI KEMAMPUAN untuk menikah, maka hendaklah dia menikah… #KontraNikahMuda
4. …Karena pernikahan itu dapat menjaga pandangan mata dan lebih dapat memelihara kelamin (kehormatan)… #KontraNikahMuda
5. …dan barang siapa TIDAK MAMPU MENIKAH, hendaklah ia BERPUASA, krn puasa itu mjd penjaga baginya.” (HR. Bukhari Muslim) #KontraNikahMuda
6. Mampu apakah yang dimaksud dalam menikah? “BA’AH” adalah parameternya. #KontraNikahMuda
7. Banyak orang yang INGIN #NikahMuda, karena “mampu” hanya diartikan sebagai kematangan seksual (kemampuan bereproduksi). #KontraNikahMuda
8. Padahal, makna Ba’ah adalah tidak hanya mampu dalam SEKSUAL, namun juga MATERI. #KontraNikahMuda
9. Alergi ngomongin materi? Hey, materi TIDAK bicara tentang berapa banyak uang, rumah, & kendaraan yang harus dipunya. #KontraNikahMuda
10. Tetapi, siap secara materi adalah memiliki kapabilitas MENGHASILKAN NAFKAH dan bisa mewujudkannya, berapapun jumlahnya.
11. ‘Ali ibn Abi Thalib memulai nikah dari minus. Rumah, perabot berasal dari sumbangan kawan, yg dihitung hutang oleh Nabi. @salimafillah
12. Tetapi ‘Ali menunjukkan diri sbg calon suami kompeten; dia mandiri, bekerja menjadi kuli air dengan upah segenggam kurma. @salimafillah
13. Karena memberi nafkah adalah kewajiban suami, maka idealnya anak lelaki segera MANDIRI saat baligh. #KontraNikahMuda
14. Mengapa harus mandiri? Alasan logis disampaikan oleh Ustazah Lu’Lu’in dalam kajian #NikahMuda bersama @HijabersCommYog #KontraNikahMuda
15. Karena lembaga rumah tangga haruslah merdeka. Kalau belum berpenghasilan/ mandiri, pasti akan ada intervensi. #KontraNikahMuda
16. Intervensi tersebut bisa dari orang tua, atau siapapun yang menanggung beban pernikahan kedua pasangan. #KontraNikahMuda
17. Kalau ingin #NikahMuda, berarti harus segera mandiri. Lho..lho.. Kalau masih kuliah/ sekolah gimana? #KontraNikahMuda
18. Siapa bilang anak sekolah/ kuliah ga bisa mandiri? Kenalan tuh sama pebisnis muda @farceee (16tahun) dan @saptuari! #KontraNikahMuda
19. #NikahMuda sebagai ibadah, memerlukan kesiapan & persiapan. Ia adalah untuk yang mampu, bukan sekedar mau.
20. Jadi, jangan suruh pacarmu untuk buru2 melamar, tapi motivasi dia untuk mandiri dan segera melamar. :D

******************

Setelah meretweet ulang #kultweet ini, Nha langsung kelelep sama DM bo... hehehe.... soale klo soal yg beginian katanya terlalu heboh dibahas di Mention... xixixi..


Moga manfaat yah ... ^_^

Minggu, 23 Oktober 2011

Untuk Sahabat...

kammi on the road!

Teman....
Berjanji pada diri agar dirimu berjuang demi Dien ini...

Membawa kemanisan iman, cinta, jihad abadi...
lalu mengukir sebuah dakwah,
untuk menghidupkan dien Ilahi...


Mujahidah IMMUN
biar dirimu mati dalam perjuangan,
karena kau islam sejati!!

biar rebah jasadmu,
karena kau syahid insani...

biar puas sanubarimu,
karena cintamu telah terbukti...

Kapan bs bgni lg? MizZ u alL. .

dan kau masih berdiri
dengan memandang setiap ummah..
walaupun langkah dan nafasmu kadang kala lemah..
menanti setiapseru pejuang Alloh...

Mengikat ukhuwah ini...
lantas membawa pulang fiisabilillah yang tabah...

BERJANJILAH WAHAI TEMAN....!!!





Hingga rambut kita memutih...hingga ajal kan datang menjemput diri ini...;-) fotoini special buat semua saudariku dimana pun berada... Fitrie Atviana Nurritasari yg lgii menikmati kuliahnya di Bogor..miss u so much HONEY! Vha Hany yg slalu setia nganterin aku kemana-mana plus rela kosnya gue berantakin buat tidur siang...luph u siz;-), Thyrabitha Al-Islami yg walau dalam diam tapi selalu memperhatikanku..thankz udah mau ngajarin aku untuk selalu tegar , untuk Ma'e Sleepaholic yg walaupun cuek tp selalu ada dlm hatiku.. kangen makan nasgor breng zay....;-P and the last, untuk Cathrien Azfrina bule kaga jelas yg slalu rese mau runtuhin "TEMBOK"hatiku..hehehe jaga dirimu yah beibh, NHA SAYANG KALIAN SEMUA^_^

Takkan Terlupa :)

Masih ada yg tertinggal dan menetap di sudut hati ternyata. . Kenangan hanya tinggal senyum yg memudar. . Setidakx aq pernah merasakan bgmana memelukmu. .Menghapus airmatamu. . Menggenggam tanganmu. . Dan tertawa lepas bersamamu. . Gila2an ngerecokin persiapan 17an d istana negara. . Pose d gedung MPR n menara Katedral. .duduk d bwah tol senen smbl liat topengmonyet. . ngitung langkah muterin monas. .n akhrx kita kelelahan maen ayunan d taman menteng smbl maem si0may. .heranx tak ada 1jejak pun yg kau tglkan untkqu. .hanya ingatan ini yg aq punya. .aq takkan pernah lupa. .^_^
 

Erna Cahaya Template by Ipietoon Cute Blog Design